Pengertian dan Teknik Copywriting

Pengertian dan Teknik Copywriting

CB Blogger
CB Blogger

Pengertian dan Teknik Copywriting

Copywriting adalah salah satu teknik untuk membuat tulisan menarik sehingga pembaca memberikan respons yang kita inginkan.

Biasanya respons yang diharapkan seperti melakukan tindakan pembelian, pendaftaran, submit email, menjawab pertanyaan, poling, mengingat atau tindakan lainnya. Makin menarik copywriting yang Anda buat, maka akan kian besar pula peluang yang akan Anda dapat.

Copywriting menjadi salah satu hal penting dalam berbisnis online sekarang ini. Tujuannya untuk memberikan penjelasan dan memberikan penawaran produk kepada konsumen. 

Dalam sistem jual beli online seperti yang ada di toko online, instagram, facebook, penjual dan pembeli tidak bisa bertemu secara langsung, sehingga digantikan dengan copywriting. Secara gampangnya copywriting ini menjadi salesman produk, tetapi dalam bentuk tulisan.

Mengapa Copywriting Penting?

Mengabaikan teknik copywriting berarti membuang sia-sia 80% dari waktu dan biaya yang sudah dikeluarkan. Ada formula khusus yang banyak copywriter gunakan untuk dijadikan patokan dalam membuat copywriting yang menarik yaitu teknik AIDA. 

AIDA kepanjangan dari kata Attention (Perhatian), Interest (Minat), Desire (Keinginan) dan Action (Tindakan).

Masih banyak teknik lain yang banyak digunakan oleh copywriter handal saat ini, semua tergantunng dari produk yang dijual dan target market. Menurut hasil survey hanya ada 8 dari 10 orang yang membaca judul dan hanya 2 orang yang melanjutkan membaca sampai selesai. Dari 10 orang itu sudah bisa dipastikan 8 orang tidak akan membeli produk Anda. Tetapi jika Anda sudah menerapkan teknik copywriting yang benar, maka hasilnya pasti akan berbeda.

Teknik Copywriting Bisnis Online

Bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis online sekarang ini, Anda perlu mempelajari lebih dalam tentang teknik copywriting. Berikut kami sudah merangkum 10 rahasia teknik copywriting bisnis online untuk meningkatkan omzet, silahkan lihat pembahasannya dibawah ini:

1. Membuat copywriting yang lebih panjang

Banyak yang beranggapan bahwa copywriting untuk bisnis online dengan menggunakan kalimat lebih pendek adalah yang terbaik, ternyata tidak seperti itu. 

Terbukti dengan copywriting yang lebih panjang mendatangkan sales yang lebih banyak. Namun Anda perlu hati-hati dalam membuat copywriting, jangan sampai calon pembeli Anda tidak tertarik sehingga meninggalkan produk yang sedang Anda jual dan beralih kepada kompetitor.

2. Menggunkana teknik storytelling

Storytelling atau bisa disebut bercerita. Anda perlu memahami bahwa memberikan cerita menarik kepada calon pembeli akan lebih mudah diterima daripada dengan berjualan secara langsung. 

Dengan menggunakan cerita seseorang akan lebih mudah mengingat dan bisa membuat pembaca secara emosional terhubung dengan produk yang Anda tawarkan.

Hasil dari teknik storytelling terbukti lebih efektif dan calon pembeli akan merasa lebih nyaman sehingga lebih mudah untuk difollow up dan melakukan call to action pembelian produk.

3. Berbicara kepada pembaca

Sebelum melakukan ini Anda perlu riset terlebih dahulu tentang target market yang akan Anda bidik mulai dari gaya bahasa, umur, gender, tingkat pendidikan dan budaya. 

Setelah semuanya ketemu, Anda tinggal membuat copywriting produk sesuai dengan pikiran pembaca, buatlah copywriting seolah-olah Anda berbicara langsung kepada audiens. 

Ada 3 hal penting agar bisa nyambung dengan pembaca yaitu:
  1. Menyesuaikan dengan bahasa target audiens
  2. Menceritakan kisah kepada pembaca yang relevan
  3. Memberikan solusi kepada audiens

Dengan memperhatikan 3 hal tersebut sudah bisa dipastikan Anda bisa menguasai audiens. Berikut contoh naskah copywriting: “Saya tahu bagaimana perasaannya memiliki webiste lemot. Saya merasakan hal yang sama waktu itu. Semua berubah ketika saya menemukan layanan Cloud Hosting murah dari Qwords.”

4. Pergunakan data dan statistic

Cara agar copywriting Anda dipercaya oleh calon pembeli adalah dengan menampilkan data dan statistic yang jelas. 

Seoarang copywriter harus memberikan data dan statistic yang relevan dan dari sumber yang terpercaya. Dengan copywriting model seperti ini akan meningkatkan kepercataan sehingga meningatkan konversi penjualan.

5. Atur penempatan konten

Penempatan konten juga menjadi hal yang tak boleh asal-asalan. Untuk mendukung teknik copywriting yang berkesan sehingga bisa menaikan omzet bisnis, maka Anda harus mengatur penempatan konten yang lebih baik. 

Berikut beberapa acuan penempatan konten pada copywriting:
  1. Membuat judul yang menarik perhatian
  2. Menggunakan daftar bullet atau numbering
  3. Memberikan keterangan yang lengkap
  4. Memberikan link atau video yang relevan
  5. Menambahkan gambar dengan resolusi baik
  6. Sorot pada bagian yang penting
  7. Gunakan button call to action
6. Berikan pertanyaan dengan jawaban

Buatlah pertanyaan yang membutuhkan jawaban dari calon konsumen Anda. Anda perlu melakukan riset dulu tentang masalah-masalah yang dihadapi oleh konsumen kemudian baru membuat list pertanyaan. 

Biasanya kebanyakan menggunakan jawaban ‘Ya’, semakin sering menjawah ‘Ya’ maka akan semakin besar peluang untuk membeli produk dari bisnis yang Anda jual. 

Contoh pertanyaan untuk produk kesehatan:
  • Apakah Anda sering tidur larut malam?
  • Apakah Anda memiliki jerawat dibagian wajah?
  • Apakah Anda sering makan makanan berlemak?
7. Berikan manfaat bukan fitur

Banyak para copywriter yang masih menonjolkan fitur daripada manfaat. Konsumen yang tertarik kepada produk yang kita miliki adalah karena manfaatnya. 

Jelaskan terlebih dahulu semua manfaat yang akan diperoleh nanti barulah Anda menjelaskan fitur-fitur yang akan didapatkan.

8. Gunakan call to action yang persuasif

Jika semua teknik copywriting binsis diatas sudah Anda lakukan dengan benar, maka yang terakhir adalah melakukan call to action untuk mengajak calon pembeli Anda melakukan tindakan.

Nah demikianlah pembahasan mengenai 10 rahasia teknik copywriting bisnis online untuk meningkatkan omzet. 

Selain itu, Testimoni dari pelanggan harus Anda tampilkan untuk meyakinkan kepada calon konsumen. Kecenderungan pembeli adalah membeli ketika sudah ada yang lebih dulu membeli. (Qwords).*