STAIPI Bandung: Sejarah, Profil, Visi, Misi, Program Studi

STAIPI Bandung: Sejarah, Profil, Visi, Misi, Program Studi

Romeltea
Romeltea

STAIPI Bandung: Sejarah, Profil, Visi, Misi, Program Studi
Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Islam (STAIPI) Bandung adalah lembaga penyelenggara pendidikan tinggi di bidang ilmu agama Islam di lingkungan ormas Persatuan Islam (Persis).

Didirikan sebagai respons atas tuntutan dan harapan umat di lingkungan jam’iyyah Persis untuk memiliki sebuah lembaga penyelenggara pendidikan tinggi sebagai lanjutan dari lembaga pendidikan dasar dan pendidikan menengah yang telah terlebih dahulu diselenggarakan.

Kesadaran tentang pentingnya pendidikan tinggi di lingkungan jam’iyyah Persis, pada awalnya tidak dimiliki oleh semua komponen Persis termasuk di jajaran Pimpinan Pusat Persatun Islam (PP Persis). 

Hal ini karena memandang bahwa pendidikan di lingkungan Persis dianggap cukup sampai pada tingkat Mu’allimin (SLTA). 

Pandangan ini didasarkan pada fakta bahwa penyebaran da’i ke daerah-daerah khususnya di Jawa Barat mampu dilaksanakan oleh para alumni yang hanya sampai tingkat mu’allimin tersebut.

Seiring dengan persoalan dan tantangan jaman yang terus berkembang, masyarakat sebagai objek dakwah juga kian menunjukkan tingkat pendidikan yang tersus meningkat, 

Persis memandang perlu adanya upaya penyeimbang dengan cara meningkatkan SDM dakwah yang dapat menjawab semua tantangan tersebut. Untuk itu, maka pada masa kepemimpinan Ust. KH. Latief Muchtar, MA, dengan visi sebagaimana diuraikan, upaya mewujudkan SDM dakwah Persis yang mampu menghadapi tantangan jaman mulai dilakukan.

Pada tahun 1988, ikhtiar untuk mengembangkan sumber daya dakwah itu dimulai dengan mendirikan Pesantren Luhur yang kemudian diubah menjadi Pondok Pesantren Tinggi (PPT)

Tujuan pendirian PPT ini adalah sebagai sarana peningkatan sumber daya manusia dakwah dengan khasnya sebagai lembaga yang mengkaji Islam melalui tradisi thurats, atau sepadan dengan Ma’had Ali. Semua asatidzah dan para ulama termasuk beberapa dari anggota Dewan Hisbah PP Persis, ikut terlibat dalam proses pembelajaran.

Seiring dengan tuntutan akreditasi perguruan tinggi, nama PPT karena tidak ada nomenklaturnya di Departemen Agama dan dalam rangka mendapatkan izin operasional, dilakukan penyesuaian dan diubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Persis

Pilihan Prodi STIU dalam rangka melahirkan generasi-generasi pemikir Islam yang dapat menghadapi berbagai tantangan dan gencarnya arus pemikiran dan paham Islam. 

Modifikasi kurikulum pembelajaran pun tidak dapat dihindari sebagai konsekwensi keterkaitan mendapat ijin operasional dari Departeman Agama. Pada masa inilah terjadi polemik terutama masalah kurikulum, sehingga tidak sedikit beberapa pengajar yang kurang setuju adanya pemaduan kurikulum, mengundurkan diri sebagai tenaga pengajar.

Situasi ini berakibat pada kurang kondusifnya pengembangan STIU sebagai satu-satunya lembaga pendidikan tinggi di Jam’iyyah Persis. 

Akibatnya, daya dukung dari seluruh elemen Persis untuk menjadikan STIU sebagai lembaga tinggi pendidikan Persis kurang diminati, ditambah lagi dengan pilihan prodi yang hanya memiliki satu program studi yang tidak mencerminkan kebutuhan pasar.

Upaya pengembangan dalam menjawab semua persoalan itu terus dilakukan melalui pembukaan bidang-bidang studi baru. 

Di tahun 1994, dibuka Progrma Studi Komunikasi Dakwah dan Penyiaran Islam (KPI) dan Program Studi Tafsir Hadits. 

Karena pembukaan dua program studi inilah, maka STIU berubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Persis Bandung dengan surat izin operasional Departemen Agama Nomor: 302 tanggal 15 Agustus Tahun 1994 sampai sekarang.

Dua program studi (KPI dan TH) yang diselenggarakan, belum dapat mewadahi semua tuntutan dan minat calon mahasiswa baru yang lebih concern dengan dunia pendidikan. 

Selain itu, ditambah dengan kebutuhan tenaga pendidik khususnya di lingkungan pesantren Persis, pada tahun 2008 dibuka Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan ijin operasional Nomor: Dj.I/201 tanggal 20 Juni Tahun 2008.

Pengembangan STAI Persis terus dilakukan melalui pembukaan prodi-prodi baru. Cikal bakal berdirinya Program Studi PGRA/PIAUD pada awalnya hanya sebuah kursus selama 1 tahun yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Persis Istri (PP PERSISTRI) dengan nama Kursus Guru Raudlatul Athfal (KGRA). 

Sejalan dengan tuntutan dan peraturan pemerintah, KGRA diubah menjadi Program Diploma 2 (D2) Pendidikan Guru Raudlatul Athfal (PGRA). 

Dalam rangka menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang menutup ijin operasional program D2, maka Program D2 PGRA diubah menjadi Program S1 PGRA dengan SK pendirian Nomor: 3656 tanggal 1 Juli Tahun 2014.

Manajemen STAIPI Bandung
Manajemen STAIPI Bandung.
Sementara tantangan global yang melanda seluruh dunia muslim pada aspek ekonomi adalah tidak adanya sikap kemandirian dalam bidang ekonomi. Karena itu, untuk menjawab tantangan masyarakat khususnya di kawasan Bandung Raya dan sekitarnya yang telah berkembang menjadi sebuah kota perdagangan, industri, dan pendidikan perlu dibangun sikap mental entrepeuneur yang dilandasi nilai-nilai syari’ah Islam. 

Karena itu pendirian Program Studi Ekonomi Syari’ah menjadi daya dukung kemandirian STAI Persis Bandung. Atas dasri itulah dibuka Program Studi Ekonomi Syari’ah dan mendapatkan ijin penyelenggaraan dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor: 3812 tanggal 12 Juli 2016.

Dengan telah berdirinya lima program studi (KPI, IQT, PAI, PIAUD, EKSYAR) di STAI Persis Bandung, menunjukkan bahwa pengembangan STAI Persis Bandung ke depan seperti menambah jumlah prodi, penyelenggaraan program studi S2, alih satus menjadi Institut atau Universitas memiliki kelayakan sesuai dengan potensi dan perkembangan yang telah dicapai. 

Oleh karena itu, sejarah singkat STAI Persis Bandung ini, diharapkan sebagai acuan dan inspirasi dalam rangka pengembangan STAI Persis Bandung yang lebih mengedepan dalam menjawab tantangan global.

STAIPI Bandung

Visi dan Misi STAIPI Bandung

Visi

STAI Persis Bandung sebagai pusat pengembangan sumber daya muslim yang unggul, islami, profesional, dan kompetitif dalam bidang ilmu-ilmu keislaman.

Misi

* Meningkatkan mutu pendidikan dengan mengantisipasi pesatnya kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga lulusan yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan tuntutan dunia kerja
* Mengantisipasi kemajuan iptek yang berkembang sangat cepat dan meletakkannya pada konsepsi belajar sepanjang hayat
* Membina mahasiswa secara terpadu antara kegiatan kurikuler dengan ekstrakurikuler
* Meningkatkan kegiatan penelitian agar menjadi landasan serta penggerak pelaksanaan program pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat

Strategi Pencapaian
Sasaran yang ingin dicapai adalah :

Mengembangkan sumber daya manusia dengan melaksanakan proses pendidikan dan pembelajaran Pendidikan Islam secara profesional, dan berakhlakul karimah

Mengoptimalkan proses pendidikan dan pembelajaran Pendidikan Islam

Melaksanakan penelitian terhadap fenomena sosial-kependidikan Islam dengan mempertimbangkan problem umat Islam dan kemajuan iptek, serta membangun sistem yang efektif bagi kemungkinan solusinya.

Adapun strategi pencapaiannya dirumuskan dalam rencana strategi (Renstra) STAI Persis Bandung yang dijabarkan dalam beberapa program. 

Pertama, peningkatan kualitas pendidikan yang meliputi terwujudnya pengembangan prodi, kurikulum dan silabus, terlaksananya perkuliahan yang aktif, kreatif, efektif, inovatif dan menyenangkan serta terwujudnya standar penilaian pendidikan yang akuratif. 

Kedua, Program penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang meliputi terlaksananya kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian pada masyarakat. 

Ketiga, Program peningkatan manajemen sumber daya manusia yang meliputi terwujudnya profesionalisme tenaga edukatif dan terwujudnya kinerja tenaga kependidikan. 

Keempat, Program pengembangan sarana dan prasarana yang representatif sebagai pendukung proses pembelajaran.

Dalam rangka mencapai visi, misi, dan tujuan STAI Persis Bandung sebagaimana tersebut di atas ditempuh dengan mengadakan sosialisasi kepada seluruh civitas akademik (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan. 

Bagi mahasiswa sosialiasasi dilaksanakan pada kegiatan orientasi mahasiswa baru pada awal tahun akademik dan kegiatan studium general sebagai pembukaan perkuliahan semester genap dan ganjil. 

Selain juga bisa dilakukan oleh Dosen Pembimbing Akademik (DPA) yang ditugaskan untuk membimbing mahasiswa yang berkenaan dengan masalah: penyesuaian sikap diri, bertindak dan berpikir dengan kehidupan Perguruan Tinggi Islam; cara-cara belajar yang efektif dan efisien; mengatasi kesulitan dan hambatan studi; memahami dan menghayati tradisi dan sikap ilmiah. 

Bimbingan DPA ini dimaksudkan untuk usaha preventif, korektif, dan persuasif, baik secara perorangan, kelompok, dan atau klasikal Sedangkan kepada dosen atau tenaga kependidikan selain ditempuh dengan menempelkan visi, misi dan tujuan STAI Persis Bandung pada tempat-tempat strategis tetapi juga disosialisasikan pada rapat-rapat rutin dan insidental STAI Persis Bandung atau rapat dosen lengkap dalam rangka pembagian jam mengajar pada awal semester.

Tujuan & Sasaran

Pendidikan Tinggi Islam mempunyai tugas pokok untuk menyelenggarakan pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang ilmu pengetahuan agama Islam sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. 

Pendidikan tinggi Islam berupaya menjadi centre of excellence yakni pusat kajian dan pengembangan ilmu agama Islam yang diarahkan kepada terciptanya tujuan pendidikan, berupaya menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan profesional, yang mampu mengembangkan, menyebarluaskan dan menerapkan ilmu pengetahuan agama Islam, serta untuk meningkatkan kecerdasan umat dan taraf kesejahteraan kehidupan masyarakat.

PMB STAIPI Bandung

Program Studi STAIPI Bandung

  1. Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
  2. Ilmu Quran dan Tafsi (IQT)
  3. Pendidikan Agama Islam (PAI)
  4. Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
  5. Ekonomi Syariah (Eksyar)
Alamat Kampus

Jl. Ciganitri No. 2, Cipagalo, Kec. Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40287
Telepon: (022) 7563521